Bebai Nyuncun Pahar Tradisi Masyarakat Pesisir Barat

Mengenal Budaya di Pesisir Barat sepertinya tidak akan ada habisnya. Secara bertahap pemerintah kabupaten pesisir barat melalui Dinas Pariwisata terus berupaya menggali tradisi warisan nenek moyang yang akan terus diperkenalkan kepada masyarakat luas. 

Budaya yang ada di pesisir barat memang sangat beragam. Namun secara keseluruhan masih banyak yang belum terekspose. Pada acara pameran terlihat ragam budaya yang di tampilkan begitu menarik yang mampu membuat masyarakat terpukau. Salah satunya tradisi Bebai Nyuncun Pahar.

Istilah Bebai Nyuncun Pahar berasal dari 3 suku kata yakni Bebai dalam bahasa Lampung Saibatin di daerah pesisir berarti wanita, Nyuncun berarti penjunjung di atas kepala. Sedangkan Pahar adalah semacam wadah panganan berkaki. Benda ini memang sudah ada sejak lama dan banyak digunakan pada kegiatan upacara adat lainnya.

Budaya ini hampir sama dengan Bebai Ngantak Uyan Sasuduk, bedanya dilihat dari benda yang di bawak yakni berupa pahar. Jika tradisi uyan sasuduk yakni berupa bakul ayaman. Untuk isiannya juga berbeda. Pahar berisi makanan siap saji,
sedangkan Uyan Sasuduk berisi bahan mentah saja.
Sambil membawa pahar, para ibu-ibu akan berjalan sambil menyuncun pahar diatas kepalanya masing-masing. Pahar ini telah berisi makanan siap saji seperti sayur , lauk pauk, dan nasi untuk di kumpulkan dan disatukan disebuah tempat pada acara doa bersama secara massal. Kemudian Sajian ini akan dinikmati oleh kaum laki-laki yang hadir dalam acara doa.

Untuk pahar yang digunakan memang di bentuk dengan tampilan sedemikian cantik. Perpaduan kain yang bermotif tapis, serta dihiasi manik-manik dan benang mas secara menyeluruh hingga telihat sangat unik. Pahar sendiri berasal dari sebuah logam yang telah diberikan kain penutup. Tudung pahar juga disedikan untuk melengkapinya yang berasal dari anyaman dengan hiasan kain dan manik-manik lainnya.

Diketahui kegiatan Bebai Nyuncun Pahar hanya ada di Krui dan satu-satunya yang ada di pesisir barat. Adanya tradisi ini memberikan warna bagi kabupaten di Pesisir Barat. Ini dikarenakan tradisi Bebai Nyuncun Pahar sudah lama hingga saat ini masih dipertahankan.

Pada rangkaian kegiatan HUT Pesisir Barat sebelumnya, tradisi ini telah berhasil memecahkan rekor muri dan rekor dunia dalam acara Festival Bebai Nyuncun Pahar dengan peserta terbanyak yang berasal dari kalangan ibu-ibu. Nah bagaimana sahabat, apakah sudah pernah berkunjung ke Pesisir Barat?. Ayo nikmati liburan anda di kabupaten ini dengan santai dan ceria. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel