Alam Gemisekh Benda Sejarah Peninggalan Masyarakat Lampung

Alam Gemisekh merupakan salah satu perlengkapan untuk upacara adat yang menjadi bagian dari tradisi peninggalan nenek moyang masyarakat Lampung masih tetap terjaga. Alam Gemisekh selalu diapakai hingga saat ini saat kegiatan upacara pernikahan dan lainnya.

Perlengkapan Alam Gemisekh masih tetap digunakan, salah satunya di Pesisir Barat. Dilansir dari kutipan anjungan di Pesisir Barat pada event Lampung Fair beberapa waktu lalu, Peran Alam Gemisekh sebagai simbol kehormatan kepada tamu yang diagungkan dan juga tempat pernghormatan pengantin yang di iringi dan diarak.
Di Provinsi Lampung, Alam Gemisekh selalu dipakai dalam upacara adat. Disetiap festival yang diadakan baik di Lampung, perlengkapan Alam Gemisekh selalu di tampilkan dan pada acara pameran tertentu.

Proses Pembuatan Alam Gemisekh

Alam Gemisekh dibuat dari bahan kayu yang dihiasi oleh manik-manik kain khas lampung. Pembuatan Alam Gemisekh memang terlihat mudah apalagi jika membentuk konsep segi empat seperti bentuk pada umumnya.

Alam Gemiser di hiasi oleh kain khusus berbahan bludru sebagai kain utama. Dimana kain bludru akan di tenun dengan benang emas yang di rangkai sedemikian rupa sehingga menghadirkan gambar yang unik dan menarik. Kain bludru juga bermacam warna seperti merah, hitam, orange, hijau, biru, kuning, ungu, merah hari, dan lainnya.

Kain bludru yang sudah jadi terangkai akan dijadikan sebagai hiasan untuk menutupi kerangka kayu dibagian atas luar. Sedangkan untuk bagian tiang kayu Alam Gemisekh akan di tutupi hiasan dengan kain panjang biasa yang disebut "Kain Miwang". Kain tersebut dibentuk dengan melilitkannya pada kayu dari atas ke bawah hingga tertutup rapih.

Alam Gemisekh setelah dihiasi dengan perpaduan kain bludru dan manik-manik termasuk kain miwang yang sudah menempel rapih dan kokoh, maka Alam Gemisekh tersebut sudah siap digunakan. Dimana para petugas yang khsusus dibagian mengangkatnya akan berbaris diposisi tumpuan emat titik yakni 2 orang dibagian depan dan 2 orang dibagian kiri.
Setiap masing-masing ujung dari Alam Gemisekh disedikan tempat untuk memegang untuk diangkat saat berjalan. Pihak tamu yang dihormati atau pengantin yang akan berada didalam Alam Gemisekh kemudian diarak berkeliling hingga memasuki majelis/ruangan yang sudah ditentukan. Itulah informasi mengenai Alam Gemisekh dan penggunaanya. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel