9 Kecamatan Potensi Investasi di Pesisir Barat

Hasbundoya.com - Pesisir Barat sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu ini juga memiliki potensi investasi yang cukup berpeluang. Walaupun tidak semua kecamatan namun terdapat 9 kecamatan yang berpotensi untuk dijadikan tempat berinvestasi.
Memiliki berbagai hasil bumi yang cukup melimpah, kabupaten pesisir barat cukup di perhitungkan dari segi pertanian dan perkebunanya. Selain itu, hasil tangkapan laut yang melimpah membuat kabulaten ini tak akan kehabisan stok ikan, udang, dan sebagainya.

Untuk mengenali apasajakah kecamatan yang berpeluang untuk dijadikan tempat berinvestasi jangka panjang, maka simak 9 kecamatan yang masuk dalam potensi investasi berdasarkan data dari dinas kabupaten Pesisir Barat.

9 Kecamatan Potensi Investasi di Pesisir Barat yakni meliputi:

1. Kecamatan Pesisir Tengah.
Kecamatan pesisir Tengah bersifat agraris dimana sebagian besar masyarakat di kecamatan pesisir tengah Ini mata pencahariannya adalah petani dan juga berkebun. Adapun hasil dari pertanian dan juga perkebunannya yakni Padi, Damar Durian, Duku, Sayuran, dan lain sebagainya. Damar mata kucing merupakan komoditi unggulan penduduk di kecamatan Pesisir Tengah.

Sedangkan hasil peternakannya seperti Sapi, Kerbau, Kambing, Domba dan Ayam. Kemudian terdapat pula hasil perikanan air laut yakni Ikan tuna, Ikan tongkol, Cumi, Udang, Kepiting dan juga ikan Simba. Hasil perikanan air tawar berupa ikan mas dan ikan mujair. Sebagai pusat perekonomian telah ada 1 pasar yaitu di Kelurahan Pasar Krui yang berlokasi di Pekon way batu.

2. Kecamatan Lemong.
Adapun hasil dari perkebunan dan pertaniannya yakni Kopi, Cengkeh, Lada, Damar, Padi, Coklat, Jagung, Kedelai, Kacang tanah, Ubi kayu, Ubi jalar, Pisang dan lain-lain. Untuk hasil peternakannya berupa sapi, kerbau, kambing, domba, dan ayam.

Namun terdapat pula hasil perikanan seperti ikan laut dan ikan air tawar antara lain ikan mas dan mujair. sebagai pusat ekonomi masyarakatnya telah ada 3 pasar yaitu Pasar Rata Agung, Pasar Lemong dan Pasar Kamis.

3. Kecamatan Krui Selatan.
Untuk Kecamatan Krui Selatan Jika dilihat dari hasil pertaniannya berupa padi dan hasil perkebunannya yakni damar, kopi, lada, cengkeh, tangkil, jengkol, petai, pisang, kelapa, dan lain lain.

Selain tanaman padi tersebut terdapat damar mata kucing yang telah menjadi komoditi unggulan masyarakat sekitar karena memiliki area perkebunan Damar yang produktif sebagai warisan dari nenek moyang. Kemudian hasil peternakannya sepetrti sapi, kerbau, kambing, domba, ayam buras. sementara hasil buah-buahannya yakni Jambu, durian, duku, dan manggis.

4. Kecamatan Ngambur.
Kecamatan ngambur bersifat agraris karena sebagian besar masyarakat mata pencaharian sebagai petani dan juga berkebun. Adapun hasil dari pertaniannya yaitu padi, jagung, kacang tanah, dan lain-lain.

Hasil perkebunannya yakni kopi, kelapa sawit, lada, tangkil, jengkol, petai, pisang, kelapa, dan lain-lain. Terdapat juga potensi udang dan perikanan yang cukup melimpah.

5. Kecamatan Bengkunat.
Kecamatan bengkunat belimbing bersifat agraris juga karena masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan juga pekebun. Untuk hasil utama dari pertanian adalah Jagung, kacang tanah, padi, dan tanaman palawija.

Namun untuk hasil perkebunannya yaitu kelapa sawit, lada, kopi, jengkol, petai, pisang, kelapa sawit dan lain-lain. untuk sektor peternakannya berupa sapi, kerbau, kambing, dan ayam buras. Hasil buah-buahannya berupa durian, jambu, duku, dan lain lain. selain itu terdapat juga potensi udang dan Perikanannya.

6. Kecamatan Ngaras.
Kecamatan yang sama bersifat agraris ini, juga masyarakatnya bermata pencaharian petani dan pekebun. Dimana hasil pertaniannya adalah Jagung, kacang tanah, padi, dan palawija. Untuk perkebunannya kelapa sawit, lada, kopi, dan lain-lain.

Kemudian hasil peternakannya ada kerbau, sapi, kambing, ayam buras. Sementara hasil buah-buahannya yakni Jambu, durian duku, manggis dan lain-lain. Kecamatan ini juga terdapat potensi hutan dan Perikanan yang hampir sama dengan beberapa Kecamatan lainnya.

7. Kecamatan Pesisir Utara.
Masyarakat ini juga berprofesi sebagai petani, dan pekebun. Hasil pertaniannya yakni padi, jagung, kacang tanah, dan tanaman palawija. Untuk perkebunannya yakni damar, lada, kopi, jengkol, petai, pisang, cengkeh, kelapa, dan lain-lain.

Hasil peternakannya berupa sapi, kerbau, kambing, ayam, dan untuk hasil buah-buahannya yakni jambu, durian, duku, manggis, dan lain-lain. Kecamatan pesisir Utara merupakan salah satu Kecamatan penghasil kopi dan lada di kabupaten Pesisir Barat yang telah lama menjadi komoditas unggulan masyarakat.

8. Kecamatan Karya Penggawa.
Karya penggawa adalah Kecamatan yang bersifat agraris juga karena sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai tani dan pekebun. Pertanian yang dihasilkan yakni padi, jagung, kacang tanah, dan tanaman palawija. Sedangkan untuk hasil perkebunan berupa Damar, lada, kopi, jengkol,petai, dan pisang.

kemudian hasil peternakannya meliputi kerbau, kambing, ayam. Untuk buah-buahannya yakni jambu, durian, duku, manggis, dan lain-lain. Kecamatan ini terkenal sebagai penghasil padi dan getah damar di pesisir barat yang sudah lama menjadi komoditi unggulan masyarakat sekitar karena memiliki area persawahan dan perkebunan yang produktif.

9. Kecamatan Pulau pisang.
adalah Kecamatan termuda di pesisir barat yang bersifat maritim dan sebagian agraris karena sebagian besar masyarakat kecamatan pulau Pisang ini berprofesi sebagai nelayan dan berkebun. Untuk hasil dari sektor perikanan ini yakni ikan marlin, ikan kakap, ikan tongkol, ikan tuna dan kerapu, ada juga udang lobster dan lain-lain.

Selain itu, untuk hasil perkebunannya berupa kelapa cengkeh jengkol pisang dan lain-lain. Sedangkan untuk peternakannya berupa sapi, kambing, dan ayam. Untuk hasil buah-buahan berupa jambu, mangga, manggis, dan lain-lain.

Komoditi unggulan dari sektor perkebunannya berupa kelapa, dan cengkeh. Hasil tangkapan hasil laut selain dikonsumsi oleh pribadi juga dikirim ke pasar Krui atau Kecamatan pesisir Tengah.

Itulah 9 Kecamatan yang berpontensi sebagai invesatasi di Kabupaten Pesisir Barat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pesisir barat bukan hanya mengandalkan hasil tangkapan laut saja akan tetapi meliputi hasil kebun dan tani.

Bagi anda yang berminat untuk melihat kondisi langsung dari 9 kecamatan ini maka silahkan berkunjung di kabupaten dengan julukan "Negeri Para Sai Batin dan Ulama".

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel