Makna Butetah Masyarakat Lampung

Hasbundoya.com - Butettah merupakan pemberian gelar atau adok kepada seseorang keturunan raja atau bangsawan pada masyarakat lampung saibatin. 

Pemberian gelar tersebut harus didasarkan pada silsilah keturunan dari pihak bapak, yang akan menjadi genarasi penerus adat. Jika pada masyarakat sai batindisebut Jakhu Suku yang akan membawahi masyarakat kebuaiannya.

Berikut tingkatan gelar/adok dalam masyarakat lampung yang biasa kita kenal dalam kehidupan bermasyarakat berikut ini:

Adupun macam-macam gelar tersebut meliputi:

● Suntan atau Suttan, nama lainnya yakni "Dalom" maupun "Pangiran".
● Dipati atau nama lainnya "Khaja".
● dan gelar "Batin".
● Khadin artinya Radin
● Minak dan Kimmas.
● Gelar "Mas atau Intton".

Prosesi Pemberian Gelar/Adok

Untuk aturan dalam prosesi pemberian gelar atau adok biasanya dilakukan pada upacara pernikahan. Sebelum gelar tersebut  diberikan, maka akan dilaksanakan acara "Butettah".

Butettah memiliki kalimat petuah atau nasihat. "Butettah" memang banyak memiliki pesan kerohanian dan nasehat dalam membina rumah tangga, serta tata cara hidup bermasyarakat yang baik.

Butettah akan dimulai diiringi ketukan "Calang". Prosesi ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat untuk mendengarkan nasihat.

Setelah acara Butetah dilakukan, pada bagian akhir akan dibacakan Gelar/adok secara sah dihadapan tamu undangan. Gelar tesebut sudah dimusyawarahkan oleh pihak keluarga.

Apabila Gelar/Adok tersebut sudah diberikan maka masyarakat dan kerabatnya sudah memanggil keduanya dengan Gelar/adok tersebut. Gelar/Adok itu akan melekat selama hidup dan wajib menjaga nama baik di masyarakat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel