Jenis dan Motif Kain Tapis Lampung

Jenis dan motif kain Tapis Lampung sangat beragam mulai dari bentuk gambar, warna, dan nama. Walaupun banyak motif kain tapis namun tetap tidak ada perubahan baik dari cara dan desain pembuatan awal. Diketahui salah satu daerah pengrajin tapis yang terkenal dan produktif adalah di Kecamatan Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

Tapis merupakan kain khas kebanggaan daerah lampung sebagai salah satu ciri pakaian adat di provinsi lampung. Kain tapis ini dibuat berdasarkan hasil perpaduan antara tehknik tenun, benang dan kapas, benang perak, benang emas, yang dibuat dengan sepenuh hati oleh masyarakat yang menjadi pakaian khas suku Lampung.

Adapun jenis tenun yang sering digunakan biasanya terdapat didaerah pinggang hingga ke bagian bawah yang dibuat berupa sarung dengan bahan benang kapas yang memiliki motif beragam.

Motif kain tapis sendiri begitu unik yang mengangkat gambar-gamar nuansa alam seperti adanya motif alam, motif flora dan fauna. Di desain dengan citra yang menarik melalui sistem sulam yakni merangkaikan benang emas dan benang perak menjadi satu hingga membentuk sebuah gambar yang dimaksudkan.

                (Sumber foto IG: @samsu.humas)

Kain Tapis Sebagai Warisan Budaya Lampung Secara Turun Temurun

Tapis sebagai kerajinan tradisional asli lampung ini adalah salah satu warisan budaya yang ada pada masyaraka lampung. Sebagai kain kebanggaan, banyak masyarakat membuatnya dengan penuh cinta dan kasih hingga menjadi sebuah kerajian yang memiliki nilai estetika dalam kehidupan.

Sejak zaman dahulu kain tapis dibuat dengan berbagai motif yang menarik. Namun, tetap berpedoman pada tata cara pembuatan yang baik berdasarkan aturan dan pola yang sudah ditetapkan. Sehingga motif kain tapis sejak dahulu tak pernah berubah.

Keindahan motif dari kain tapis yang begitu megah dengan balutan warna mengkilau yang terpancar dari deretan benang emas ini akan menunjang penampilan. Tak heran kain tapis asli tenun memiliki nilai jual yang tinggi hingga mencapai jutaan rupiah.

Salah satu bukti kejayaan kain tapis lampung yang mampu menembus pasar dunia. Deretan selebritis tanah air hingga mancanegara yang pernah menggenakan busana kreasi bernuansa tapis. Selain itu, selebritas kelas dunia seperti Paris Hilton dan Zulyka Rivera juga pernah memakai busana rancangan salah satu desainer asal lampung yang cukup menarik perhatian pengamat fasion dunia.

Selain jenisnya terdapat pula motif kain Tapis Lampung yang beragam, namun fariasi ini memiliki ketentuannya masing-masing berdasarkan aturan tesendiri dan tempat dimana tapis tersebut harus dikenakan oleh masyarakat.

Sehingga, bentuk dan motif hias yang sudah pasti di sesuaikan terlebih dahulu berdasarkan kegiatan upacara adat yang akan dihadiri. Menyesuaikan pakaian tapos kepada acara-acara tertenu penting dilakukan guna memberikan kesan moral yang baik dan tak menyalahi aturannya.

Berbeda dengan tapis kreasi dimana setiap orang bebas memakai pakaian yang dikreasikan dengan kain tapis baik seperti pakai, manik-manik, dan perhiasan dinding. Sebab, dizaman modern sekarang ini tapis sudah di rancang dengan memadukannya pada kain atau pernak-pernik yang dapat menajadi nilai jual yang tinggi.

Jenis Motif Kain Tapis Lampung Secara Lengkap

Untuk jenis motif tapis lampung dapat kita lihat secara jelas. Kain tapis memiliki beragam motif yang unik dan menarik, akan tetapi untuk semua jenis motif tapis paling banyak diminati baik dari perpaduan kain biasa yang disulap dengan benang-benang khusus secara halus dan rapih.

Berikut beberapa motif dan jenis kain tapis yang wajib anda ketahui:

1. Tapis dengan motif Lereng-lereng

Tapis motif lereng-lereng ini merupakan tapis yany paling populer pada masyarakat Lampung, dan sudah terkenal di indonesia. Motif tapis lereng-lereng ini sering dijadikan sebagai hasta karya oleh para guru yang diajarkan kepada murid disekolah. Para siswa diberikan pembekalan terlebih dahulu bagaimana tehknik pembuatan kaintl tapis secara sederhana.

Tugas siswa yakni membuat sebuah jaitan pola Kain Tapis yang diberikan motif lereng-lereng sebagai bahan untuk memberikan pemahaman dan sebagai bentuk pelestarian budaya kepada generasi muda.

Untuk motif tapis lereng-lereng ini juga selalu sebagai contoh motif yang digunakan oleh para penjahit dan produksi Kain Tapis sebagai bahan motif utama membuat pakaian. Motif ini sangat menarik dan sangat indah di pandang.

Mengahadirkan Warna merah yang dapat dilihat dari sisi bagian belakang dan bentuk lekukan segitiga menyerupai lereng-lereng yang berkilau ke emasan yang akan sangat serasi dan berkilau, ditambah pantulan cahaya dari benang emas dan kain merah akan membuat orang yang memakai menjadi tampil gelamor.

2. Tapis dengan motif gunung

Tapis dengan motif gunung ini terbilang indah. Akan tetapi kainntapis berjenis ini akam nampak rapih apabila pengerjaannya dilakukan secara teliti dan perlahan.

Motif ini berbentu segitiga dengan bentuk motif yang agak besar sesuai dengan namanya yakni gunung, dimana sudah biasa masyarakat lampung menyebut dan memberikan nama pada motif ini.

3. Tapis dengan motif bukit

Tapis dengan motif bukit ini terlihat seperti bukit, hal ini sesuai dengan namanya. Tapis dengan motif ini sangat banyak digunakan masyarakat untuk membuat kain tapis kreasi yang dapat dipadukan dengan pakaian seperti jilbab, baju, dan celan.

Diketahui setiap sisi ujung jilbab akan ditempelkan kain tapis, kerah baju, lengan baju, dan ujung celan hingga terlihat elegant baginl setiap yang memakainya. Namun, saat ini motif bukit ini juga dapat dirubah menjadi bentuk mahkota siger yang terlihat sangat indah dan bagus

Selain motifnya terdapat pula jenis Kain Tapis lampung yang tak kalah menarik dan memiliki berbagai macam nama yang dikelompokkan berdasarkan jenisnya.

Berikut diantaranya, jenis kain tapis yang perlu di pahami:

1. Tapis Jung Sarat
Tapis dengan jenis jung sarat ini biasanya dipakai oleh para pengantin wanita saat acara adat pernikahan. Selain itu tapis ini juga biasa dipakai oleh para ibu-ibu yang lebih tua atau kerabat pada saat menghadiri upacara pernikahan dan upacara adat lainnya seperti pemberian gelar atau adok, bahkan pertemuan-pertrmuan adat.

2. Tapis Raja Medal.
Tapis Raja Medal ini selalu dipakai oleh oleh kelompok dari para isteri kerabat yang disebut dengan tuho penyimbang. Biasanya merek memkai tapis dengan jenis raja medal ini seperti pada cara adat seperti biasa.

Selain itu, merek juga sering menggenakan tapis macam ini saat upacara mengawinkan anak-anaknya termasuk pada acara pengambilan gelar pangeran yang berlangsung.

Namun, terkhusus pada masyarakat lampung didaerah Abung, tepatnya di kabupaten Lampung Utara. Dimana akan terlihat pada upacara perkawinan pengantin wanita akan memakai tapis raja medal ini dengan anggun, elegant dan cantik.

3. Tapis Balak.
Selain kedua jenis tapis diatas ada juga tapis balak. Nah, tapi ini seperti biasanya dipakai khusus pada adik-adik perempuan maupun menantu perempuan pada saat menghadiri upacara-upacara. Namun, tapis balak ini juga sering dipakai oleh para penari-penari yakni muli lampung saat pentas berlangsung.

4. Tapis Tuho (Tapis Tua).
Berbeda halnya dengan Tapis Tuho l, dimana tapis ini kebanyakan dipakai oleh kalangan yang memiliki status sosial atau berkedudukan khusus.
Seperti contoh:

- Isteri yang sedang mendampingi suaminya pada saat pengambilan gelar sultan.

- pihak mepahao atau orangtua dan para istri sultan yang sedang mengikuti acara penobatan adok. Dll.

5. Tapis Kaca.

Tapis Kaca ini dipakai oleh para wanita baik ibu-ibu biasa atau pemangku adat, tokoh adat, tokoh masyarakat ketika tengah mengiringi pengantin atau pada saat prosesi arak-arakan dalam pernikahan. Nah, jenis tapis ini bisa dipakai oleh kaum laki-laki dan perempuan tergantung jenis kegiatannya.

6. Tapis Raja Tunggal.
Dipakai oleh isteri kerabat sebagai tuho penyimbang. Namun, bisa juga dipakai oleh anak-anak gadis dalam mengikuti berbagai acara adat budaya. Seperti di daerah Abung, tepatnya kabupaten Lampung Utara, yang sering terlihat para gadis-gadis cantik menggenakan Tapis Raja Tunggal dengan anggun.

7. Tapis Laut Andak.

Tapis laut anda ini selain dipakai oleh penari-penari saat penyambutan acara juga dipakai Anak Benulung yakni isteri dari pihak adik dalam menemani sekaligus menjadi pengiring pada prosesi upacara gelar sultan. Selain itu, dipakai oleh para menantu perempuan.

8. Tapis Silung.
Tapis Silung dipakai oleh para kelompok perempuan tua atau ibu-ibu yang silsilah keturannya masih memiliki hubungana keluarga atau hunungan kekerabat dekat. Misalkan disaat mengawinkan seorang anak, dan pada acara khitanan. Dimana ibu-ibu tersebut akan seirama dengan tapis yang mereka pakai hingga memberikan kesan yang menarik saat dipandang para tamu undanga.

9. Tapis Laut Linau.
Tapis ini dipakai oleh Para kerabat isteri yang jauh, dipakai juga oleh gadis yang bertugas pengiring pengantin pada saat upacara turun mandi bagi kedua pengantin. Namun, keserasian dari tapis laut linau ini dapat memberikan penegasan bahwa kecantikan wanita lampung akan bercahaya saat tapis dikenakan.

10. Tapis Pucuk Rebung.
Tapis ini memiliki bentuk dan gambar yang mirip dengan pucuk rebung (anak bambu yang masih muda). Jenis Tapis Pucuk Rebung ini mengambil keindahan sebuah rumpun rebung yang sudah dibersihkan dari kulitnya. Terlihat seperti anak tangga yang berjejeran menghiasi kain dengan khas.

Tapis pucuk rebung ini selalu tampil dalam balutan busana kain tapis maupun kreasi perpaduan pakaian lainnya. Tapis ini mudah sekali mengenalnya karena persis mirip dengan pucuk rebung. Biasanya tapis pucuk rebung dipakai oleh para isteri ketika menghadiri berbagai upacara adat.

11. Tapis Cucuk Andak.
Banyak nya jenis tapis terkandang membuat bingun bagi yang belum mengenalnya. Sebab, dari sekian banyaknya tapis ada juga Tapis Cucuk Andak. Jika diartikan dalam bahasa lampung bermakna "Tapis Tusuk Putih". Para isteri keluarga penyimbang yakni sebagai kepala adat maupun suku dimana posisnya sudah bergelar sultan saat menghadiri upacara perkawinan maupun upacara himpun suku. Num, setiap berbeda-beda dalam memakai kain tapis. Ada yang dikenakan secara umum, ada pula gang khusus.

12. Tapis Limar Sekebar dan Tapis Cucuk Pinggir.
Tapis kedua jenis ini sering dipakai oleh para ibu-ibu saat menghadiri acara pesta adat, zaman sekarang seperti dipakai pada acara kondangan, bertemu pejabat dan mengantarkan pengantin pada acara nayuh yakni silaturahmi kerumah mempelai wanita setelah beberapa hari ijab kabul.

13. Tapis Agheng atau Areng.
Tapis ini dipakai saat suaminya sudah mendapatkan gelar sultan terkhusus pada upacara adat pengarakan naik pepadun. Sebutan pepadun ini adalah masyarakat suku lampung yang tinggal didaerah dataran tinggi. Selain itu, Tapis ini juga dapat dipakai oleh pengantin dalam kesehariannya tergantung permintaan.

14. Tapis Inuh.
Dipakai wanita lampung baimyang sudah menikah atau belum saat kegiatan upacara perkawina besar. Seperti bucangget dan ngunduh mantu serta proses ngemarapangan.

15. Tapis Dewosano.
Kebanyakan di daerah Menggala, tulang bawang dan Kota Bumi di lampung utara, Kain Tapis ini selalu dipakaikan pada pengantin wanita saat pernikahan berlangsung.

Namun, tak ada tujuan lain dari kain tapis ini karena sebagai pakaian khas kebanggaan masyarakat lampung yang dipakai pada kegiatan masyatakat khusunya acara adat.

16. Tapis Bintang dan Bintang Perak.
Terdapat tapis bintang sesuai dengan namanya yang bergambar seperti bintang. Selain itu ada pula yapos bintang perak dimana tapis ini dibuat dengan benang perak dan dikombinasikan pada kain khusus tempat menempelnya benang yang ditenun.

17. Tapis Bidak Cukkil.
Kain tapis ini dipakai pada kaum laki-laki saat menghadiri upacara-upacara adat seperti penikahan, kumpul adat kepala suku. Namun, karena seiring perkembangan zaman banyak orang-orang mengembangkan tapis ini untuk pakaian fasion sehingga dapat dikombinasikan dengan kain batik, dan jenis kain lainnya.

Penjelasan diatas merupakan jenis dan motif kain tradisional khas lampung secara turun temurun dan keterangan pemakainya. Artikel diatas dimaksudkan agar dapat bermanfaat dan menambah refrensi.

Selain itu, sebagai informasi tentang pembahasaan mengenai kain Tapis. Semoga dapat menambah pengetahuan dan memberikan pemahaman dalam mempelajari baik jenis maupun motif Kain Tapis yang ada di provinsi lampung. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel