Contoh Percakapan Bahasa Lampung Lengkap !


Contoh percakapan Bahasa Lampung menarik untuk di ulas yang dapat digunakan dalam mengerjakan berbagai macam tugas muatan lokal dan belajar berkomunikasi menggunakan Bahasa Lampung. Percakapan Bahasa Lampung dibuat secara umum saja, yang biasa dipakai masyarakat Lampung dalam kehidupan sehari-hari. 

Tujuan pembahasan mengenai contoh percakapan dalam Bahasa Lampung ini, untuk memudahkan para pelajar untuk saran pembelajaran baik bercakap dalam Bahasa Lampung maupun mengerjakan tugas sekolah.

Contoh percakapan Bahasa Lampung yang dimuat menggunakan Dialek A. Berikut contoh percakapan yang diperankan antara Robi dan Rara.

Contoh Percakapan di Sekolah

Percakapan antara Robi dan Rara dalam Bahasa Lampung, pembahasan di lingkup sekolah yang dapat dipelajari. Silahkan disimak:

Robi: Sapa guru kham jam ke khua kanah?
(Artinya: siapa guru kita jam kedua nanti?)

Rara: Ibuk Zulaiha, kidang ani haga ngeni tugas gawoh mani ibuk haga mik manjau !
(Artinya: Ibu zulaiha, tali katanya mau ngasih tugas saja karena ibu ingin pergi ngelayat !

Robi: Riya kudo?, Repa tugas kham nambi, haga tikumpul kudo?
(Artinya: Iya tah?, Jadi gimana tugas kita kemarin, dikumpulkan tidak ya?

Rara: Induh muneh, cuba kham tanya jama ibuk hayu ni iya wat dikantor kung mulang.
(Artinya: Gak tahu juga, coba kita tanya ke ibu mumpung ia masih dikantor belum pulang). 

Robi: Nayya lapahdo, mingan radu kadu. Kidang pas di kantor niku sai cawa yu, nyak mawat kuawa.
(Artinya: iya yuk, biar selesai. Tapi pas dirungannya (dikantor) kamu yang ngomong ya, saya gak berani).

Rara: oo yu.  payu kidah !
(Artinya: oo iya. Yuk !)


Contoh Percakapan di Rumah

Percakapan Bahasa Lampung
Berikut contoh percakapan Bahasa Lampung antara Robi dan Rara saat bercakap dirumah.

Robi: Ra, niku adu jak mengan kudo? Udi wat iwa kanik.
(Artinya: Ra, kamu udah makan belum? Itu ada ikan makan aja).

Rara: yu, nyak jinno jak mengan di Lamban. 
(Artinya: iya, tadi habis makan dirumah).

Robi: Api jak gulai mengan ketti jinno?
(Artinya: Apa sayur makan kalian tadi?).

Rara: Jak gulai tiung suwa iwa, lalap hering ngura lain busaja pukokni.
(Artinya: Habis sayur terong sama ikan, lalap jengkol muda luar biasa pokoknya).

Robi: Hara bangik ni Ra, apikemak ni kik hawa mu usuk nihan hahaha.
(Artinya: Alangkah enaknya Ra, pantasan kalau hawa mu bauk bener hahaha).

Rara: Hahaha nayya lain busaja. Kuk metuk usuk nihan hahaah.
(Artinya: Hahaha iya bukan lagi. Sampai kentut aja bauk hahaha).

Contoh Percakapan di Pasar

Contoh percakapan Bahasa Lampung antara pembeli dan penjual saat berada di pasar. Percapakan singkat dalam Bahasa Lampung berikut.

Pembeli: Pigha kik reganni iwa no ?
(Artinya: Berapa harga ikan itu?)

Penjual: Iwa sepa, kik sinji Rp.30.000/kilo (Telum puluh ghibu sekilo), kidang ki sai balak no Rp50.000/kilo (Limam puluh ghibu sekilo) Ana heno lagi mara akuk ana mingan bella.

Penjual: Hagha kik mahal ni !
(Artinya: Alangkah mahalnya ?)

Pembeli: Ki haga ana, ki mawek adu maleh !
(Artinya: kalau mau ambil, kalau enggak yaudah pergi !)

Pembeli: Adu unyinni ana Rp.40.000 gawoh yu?
(Artinya: Yaudah semua itu Rp.40.000 aja ya?)

Penjual: yu kidah.
(Artinya: Iya boleh)

Pembeli: Nerima nihan. 
(Artinya: Terima kasih !).

Contoh Percakapan saat Perkenalan

Contoh perkenalan Bahasa Lampung, dalam kehidupan sehari-hari:

Robi: Jak ipa ki niku?
(Artinya: Dari manakah kamu?)

Rara: Nyak jak Pesawaran bang. Niku?
(Artinya: Saya dari Kabupaten Pesawaran bang. Kamu?)

Robi: Jak Way Halim. Mak jaoh jak ija. Tinggal dipa niku dek?
(Artinya: saya dari pesawaran. Tidak jauh dari sini. Tinggal dimana kamu dek?)

Rara: Tinggal di Rajabasa banjar puakhi. Mawat jaoh jak Terminal.
(Artinya: Tinggal dengan saudara di Rajabasa. Tidak jauh dari terminal).

Robi: Buguai api sekula dija?
(Artinya: Kerja apa sekolah?)

Rara: Lagi nyepok guai bang, ampai jak ngurukko lamaran nambi. 

Robi: oo riya, yu.
(Artinya: oo begitu. Ya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel