10 Perbedaan Pencak Silat PSHT Dengan Beladiri Lain

Hasbundoya.com - Terdapat perbedaan dari aliran silat Persaudaraan setiap hati terate (PSHT) dengan Beladiri lain di seluruh indonesia bahkan dunia. Perbedaan inilah yang menjadikan PSHT sebagai aliran silat yang selalu bertambah hingga ribuan para pendekar baru disetiap tahunnya.

Untuk seluruh warga PSHT dimanpun berada mari kita selalu menjaga kesakralan secara privasi dan tak perlu harus dipublikasikan secara utuh. Cukup kita sendiri yang tau akan hal itu. Kemudian untuk adik-adik siswa dinseluruh dunia yang sedang bejuang, nikmatilah proses tersebut secara baik, lakukan dengan ikhlas, dan penuh semangat. Tanamkan selalu kebersamaan untuk memupuknya agar terus berkembang menjadi sebuah rasa persaudaraan yang abadi.

Aliran silat Persaudaraan setia hati terate ini memiliki jumlah keanggotaan yang banyak, apalagi disetiap tahunnya mampu mengesahkan ribuan warga. Mengapa sebanyak itu ?, Agar anda dapat memahaminya dengan baik maka simak perbedaan aliran silat PSHT dengan Beladiri lainnya. Sebagai berikut:

1. Adanya Persaudaraan.

Setiap keanggotaan yang diawali dari siswa, setelah lulus mempelajari berbagai materi persilatan seperti senam dasar dan jurus. Kemudian siswa tersebut sampai tahap akhir yakni di syahkan menjadi seorang warga PSHT. Maka dari itu, kita semua menjadi terikat dalam keabadian tali persaudaraan dengan kesaksian yang telah di laksankan maupun sumpah. Namun, Kecuali warga tersebut murtad atau mangrotingal.

2. Dimanapun Terdapat Warga PSHT.

Ini dimaksudkan dimanapun tempat kita berada baik di daerah, luar kota bahkan di luar negara indonesia kita pun tetap terikat dalam persaudaraan. Walapun pada awalnya tidak saling mengenal, namun tetap terasa sangat dekat. Ini dikarenakan ada hal yang selalu menjadikan kita semua tau bahwa kita bersaudara.

3. Selain Ilmu Beladiri, Ada Juga Spiritual.

Jika ilmu beladiri kita dapatkan maka kita juga mendapatkan ilmu spritual yang baik. Di mulai dari keyakinan terhadap diri kita sendiri hingga pengabdian terhadap masyarakat yang tumbuh secara budi luhur dengan penuh rasa tulus, ikhlas , dan tanpa pamrih.

4. Murah Berkualitas Tinggi.


Murah bukan berarti murahan. Bukan itu yang dimaksudkan. Melainkan sebagai sekedar operasional untuk perawatan dan juga sebagai pelestarian SARPRAS saja. Perrsaudaran setia hati terate (PSHT) juga telah banyak melahirkan atlet-atlet berprrstasi mulai dari tingkat ranting, cabang, dan tingkat nasinal hingga mampu menjadi atlet kelas dunia yang banyak meperoleh emas di setiap event bergengsi dunia.

5. Sumbangsih Pelatih Ikhlas.

Sebagai pelatih di PSHT mulai dari
Pengurus cabang hingga pimpinan di pusat madiun pun tidak ada bayaran sepersen pun. Itulah bentuk tulus dan ikhlas meski dari pejabat atau yang memiliki pangkat tinggi termasuk para intelektual. Ini disebakan sebagai bentuk yang dilakukan selaku warga PSHT adalah murni pengabdian kepada masyarakat.

6. Warga PSHT Dapat Saling Silaturahmi.

Maksudnya adalah bagi setiap warga PSHT juga dapat selalu bersilaturahmi di tempat Latihan yang ada. Dimanapun tempat latihan tersebut berada dengan sekedar membantu bersama, ataupun bercengkerama , bertukar wawasan, pengalaman, dan bertukar fikiran serta mengingat segala materi yg dulu telah dipelajari saat dalam prosesi latihan.

7. Banyak Warga PSHT Palsu.

Tak bisa dipungkiri maraknya warga PSHT palsu atau gadungan yang berpura-pura mengaku bahwa dirinya warga. Tapi kita tak pernah buta, tuli, semua dapat di tebak dengan mudah. Mengaku warga karena ingin bersaudara dengan kita. 

Namun, dapat anda pahami bahwa ketahuilah wahai insan, Untuk menjadi saudara kami itu harus membutuhkan proses yang panjang dan tidak bisa didapatkan hanya dengan cara yang instan. Kalaupun ada yang melakukannya dengan instan maka tidak akan terikat dengan tulus bathinnya dengan kami.

8. Banyak Saudara disana.

Maksudnya apabila kita dalam posisi tengah berpergian diluar, baik sedang merantau dimanapun dan tersesat maka kita dapat segera mencari saudara kita yakni WARGA PSHT. InsyaAllah kita akan dipertemukan dengan cepat dan dapat diterima dengan sangat baik penuh kekeluargaan, karena para pemdekar PSHT ada dimana-mana.

9. Melestarikan Budaya Imdonesia.

Kita juga dapat terus melestarikan budaya asli indonesia dengan baik melalui kesenian musik yang telah dikolaborasikan kolaborasikan dengan jurus-jurus PSHT. Hal ini juga terdapat pada setiap acara prosesi yg khidmat terdapat unsur penghormatan dengan para leluhur kita.

10. Semakin Tinggi Pohon, Semakin Kencang Pula Angin Menerpa.

Tak banyak dipungkiri bahwa hanya pada beladiri PSHT saat ini yang banyak menimbulkan sifat iri dan dengkinya dikarenakan kesuksesannya. Sehingha banyak terjadi provokasi-provokasi yang ingin selalu mengobarakabrik persaudaraan hingga untuk menjatuhkan PSHT.

Itulah beberapa alasan kenapa PSHT pengikutnya selalu ribuan dinsetiap tahunnya. Untuk itu, wahai saudara mari kita berbangga dengan PSHT. Sebagai budaya asli indonesia yang sudah terkenal di berbagai belahan dunia. Untuk mas dan mbak warga pembaca mari kita ciptakan kedamaian dan tingkat rasa persaudaraan kita dimanapun berada. Untuk adik-adik siswa teruslah berjuang dengan semangat hingga waktu pengesahan tiba.

Oleh karenanya mari kita saling berpegangan tangan, terus bersatu, dan komitmen untuk menjaga nama baik PSHT dengan selalu bersenantiasa untuk "MEMAYU HAYUNING BAWONO"

JAYALAH PSHT SEPANJANGLAH MASA DAN TERUS ABADI SELAMANYA. 🙏🙏 (Lampers22: @doyahasbun)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel