Prosses Pembuatan Kupi Tutu Khas Lampung

Lampung terkenal dengan penghasil kopi yang berkualitas. Peningkatan produksi dan kualitas kopi, Provinsi Lampung menjadi lahan perkebunan kopi yang banyak. Untuk penikmat kopi jangan lupa untuk mencoba Kupi Tutu. Kupi yang dibuat dengan cara di tumbuk menggunakan Lesung. 

Kupi Tutu artinya Kopi Tumbuk.
Kopi yang di produksi tanpa menggunakan mesin penggiling. Para penikmat kopi banyak yang menyukai Kupi Tutu karena rasa dan aroma yang harum.

Proses pembuatan Kupi Tutu sejak dipanen dilakukan beberapa tahapan. Berikut cara membuat Kupi Tutu khas Lampung:

Pembersihan Kulit Kopi Cara Basah

Membersihkan kulit kopi dilakukan dengan cara basah atau kering. Jika cara basah maka Kopi hasil panen akan langsung ditumbuk terlebih dahulu untuk memisahkan kulitnya. Kemudian Kopi yang sudah ditumbuk akan terkelupas dan langsung dijemur dibawah sinar matahari beberapa hari.

      (Foto: Proses penjemuran setelah di tumbuk basah)
Setelah kering maka dilakukan penumbukan kembali sampai biji kopi benar-benar terpisah dari kulitnya dan dibersihkan dengan air lalu dijemur setelah bersih dari kulitnya.  

Pembersihan Kulit Kopi Secara Kering

Jika membersihkan kulit kopi dengan cara kering, maka kopi yang baru dipanen tidak langsung dibersihkan dengan ditumbuk. Melainkan langsung dijemur sampai kulit kopi mengering. Cara ini biasanya untuk menyimpan biji kopi dalam jumlah banyak dan akan dijual setelah bersih.

Caranya Kopi dijempur beberapa waktu sampai kering. Setelah kering maka kopi langsung di tumbuk (Tutu). Sehingga kulit kopi akan terpisah langsung dengan biji. Kemudian tinggal dibersihkan sampai biji kopi siap disangrai sampai matang.

Jika kopi sudah selesai disangrai, maka tinggal memilih apakah proses penggilingan hingga menjadi bubuk menggunakan mesin atau di tumbuk. Jika menggunakan mesin berarti bukan Kupi Tutu karena dengan mesin. Tapi jika ditumbuk sampai menjadi bubuk itulah yang disebut Kupi Tutu.

Cara Membuat Kupi Tutu Khas Lampung

Kupi Tutu, hanya dilakukan penyangraian dan dicampur pasir putih. Sehingga biji kopi akan matang sempurna yang dihasilkan dari panas wajan dan pasir. Berikut langkah membuat Kupi Tutu:

1. Panaskan kuali, masukan pasir putih (ambil dari pinggir laut) dan tunggu sampai panas. 

2. Kemudian masukkan biji kopi, dan sangrai sampai biji kopi matang sempurna. Warna kopi hitam dan sudah tercium aromanya.

3. Setelah matang, bersihkan kopi dari pasir. Sampai tak tersisa pasir yang menempel pada biji kopi.

4. Tiriskan, dan tumbuk biji kopi tersebut menggunakan Lesung dan Helu. (Lesung dan Helu: alat tradisional khusus penumbuk kopi). 

5. Tumbuk secara berulang dan bubuk kopi disaring untuk memisahkan bubuk kopi yang sudah halus. Lakukan sampai selesai. 

6. Bubuk kopi yang sudah halus tersebut sudah dapat nikmati. Atau langsung dikemas untuk dipasarkan. 

Kupi Tutu memang langka, karena proses pembuatannya cukup ribet dan membutuhkan waktu lama. Sehingga Kupi Tutu sangat sulit didapat karena untuk lebih praktis menikmati kopi, dapat langsung membeli biji kopi dan disangrai. Kemudian setelah disangrai tinggal digiling dengan mesin.

Membedakan antara Kupi Tutu adalah tidak giling dengan mesin, melainkan ditumbuk. Namun bagi sebagian orang, Kupi Tutu aromanya lebih harum. Kupi Tutu memiliki selisih harga yang tidak jauh yang pasti masih terjangkau. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel