Makna Tarian Lepas Metudau Tradisi Kabupaten Pesisir Barat di Provinsi lampung

Adat Lepas Metudau merupakan salah satu Proses Rangkaian dalam Adat Pernikahan khsusnya Masyarakat Pesisir Barat Lampung. Dimana saat gadis sudah dipinang oleh pasangannya dan telah memilih status metudau dalam pernikahannya, maka ia harus siap secara ruhani dengan mendekatkan diri kepadaTuhan Yang Maha Kuasa, yang maha segalanya.

Dengan sistem status metudau tersebut ia akan segera meninggalkan kesenangan terhadap rekan sebayanya termasuk senda gurau bersama sahabat atau rekan-rekannya, dan juga akan meninggalkan keluarga besarnya khususnya ibunda terkasih.

Metudau juga merupakan sebuah status pernikahan dimana seorang wanita yang akan sepenuhnya masuk dalam adat kepatutan keluarga besar mengikuti pihak suami dan masuk dalam keluarga besar pasangannya tersebut.

                        (Foto: @samsu.humas)

Budaya ini sangat unik dimana saat proses pernikahan tiba, sang ibu akan melepas anak gadisnya dengan rasa sedih dan haru menyelimuti bahagia, sembari mengikhlaskan kepergian putri terkasih dengan berlinang air mata dan mengambil air yang telah disiapkan untuk di percikan langsung ke kepala putrinya, ini sebagai bentuk simbol doa kepada sang pencipta dengan mengaharapkan kebahagiaan selalu kepada keduanya dan senantisa agar hidup rukun, damai, dan kesejahteraan dalam membina rumah tangga yang baik.

Dizaman modern sekarang ini banyak para pecinta budaya membuat tarian yang mengangkat tema "Lepas Metudau" dengan kreasi yang unik sesuia dengan pesan yang tersiratkan.

Tak heran tarian yang kita kenal dengan Tari Kreasi dengan mengangkat tarian lepas metudau ini telah berhasil meraih penghargaan sebagai penampil terbaik ke-5 dan penata rias serta busana terbaik ke-3 yang dinaungi oleh sanggar seni teluk stabas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel