Wisata Religi Keramat Manullah di Pesisir Barat

Wisata ziarah keramat Manullah begitu mengejutkan. Mengapa tidak, Keberadaan makam Syeh Aminullah sebagai salah satu tempat untuk ziarah yang selalu ramai dikunjungi, Tak heran setiap pengunjung yang datang berasal dari penduduk sekitar hingga luar lampung.

Kepadatan pengunjung selalu terjadi di setiap menjelang ramadan tiba dan hari raya idul fitri. Para pengunjung yang datang sebaiknya melakukan mandi terlebih dahulu di pangkalan bawah makam.

Berdasarkan cerita turun temurun, pangkalan ini merupakan tempat pemandian Syeh Aminulllah. Terdapat tempat pemandian berupa batu berlubang berbentuk kendi yang begitu ajaib, jika dilihat seperti tidak akan muat bagi setiap orang. Namun, jika anda sudah mencoba menceburkan badan dan berenang anda akan merasakan begitu lapang dan terasa lebar.

Inilah keajaiban yang dirasakan sebagian pengunjung. Selain itu, di hamparan bebatuan disekitar daerah pemandian terdapat jejak tapak kaki ukuran besar yang dipercaya sebagai bekas tapak kaki Alm. Syeh Aminullah.

Tempat ini begitu ajaib dan mengesankan. Jika dilihat dari bentuk makam yang datar tertancap 2 batu nisan, percaya atau tidak kedua batu nisan berbentuk lonjong tersebut hanya tertancap rata ketanah tanpa galian. Kemudian kedua batu nisan tidak semua orang dapat mengangkatnya.

Ketika mengangkat batu nisan, sebagian orang akan merasakan sesuatu yang berbeda, ada yang merasa begitu berat, ada yang ringan, adapula yang tidak bisa mengangkat batu nisan sama sekali. Itulah keajaiban, sungguh besar kuasa Allah SWT.

Lokasi Makam Syeck Aminullah

Keberadaan makam Syekh Aminullah berada tepat di hutan lindung Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Masyarakat sekitar biasa menyebut nya ''Makam Puyang Jaoh" atau "Makam Tiyan Ghumpok", dan "Makam Tanjung Jaoh" , Sebutan yang mengartikan dengan bahasa masyarakat Pugung (Bahasa halus, santun,red) dalam menyebut area ini. 

Lokasi menuju makam sekitar 2,5 jam dari Krui, melewati Taman Bukit Barisan Selatan.
Perjalanan setelah memasuki hutan kawasan, pengunjung akan menyaksikan kawanan kera di pinggir jalan raya dalam jumlah banyak.

Jika anda ingin menyaksikan aksi lucunya, disini pengunjung tinggal melemparkan apapun jenis makanan, terlihat kawanan kera yang akan berbondong-bondong mengambil makanan yang anda lemparkan. 

Jarak dari lokasi parkir menuju makam harus menempuh perjalanan kaki. Para pengunjung tidak akan pernah kecewa jika berada ditempat ini. Sebab daerah ini begitu berkesan, anda akan dimanjakan dengan rindangnya hutan rimba dan udara yang sangat sejuk.

Setelah terbentuknya kabupaten pesisir barat, daerah ini dijadikan sebagai spot wisata religi.

Saat ini fasilitas pendukung yang tersedia meliputi area parkir, warung kopi, dan peristirahatan sebelum melakukan perjalanan menuju makam. Disekitar makam terdapat petugas sebagai petunjuk informasi. Bagi setiap pengunjung usahakan berkomunikasi terhadap petugas. Supaya mengetahui informasi di tempat ini.

Di area makam terdapat Musolla kecil berupa gubuk, berdekatan dengan tempat beristirahatnya pengunjung saat menunggu giliran doa. Musolla ini terbuat dari kayu yang sudah lama, dilengkapi surat yasin, sajadah, sarung, dan kopiah untuk pengunjung.

Tempat ini dipercaya sebagai tempat terkabulnya doa, dengan melakukan dziarah yakni mendo'a kan almarhum agar Allah SWT menerima amal kebaikannya. Sembari kita berdoa mohon petunjuk secara khusuk kepada Allah SWT.

Tempat ini begitu indah, tak jauh dari makam terdapat jurang yang menghadap samudera. Menghadirkan panorama laut dengan hamparan tebing yang tinggi yang memberikan keindahan tersendiri.

Semoga pemerintah daerah kabupaten pesisir barat mampu memberikan terobosan terbaru dalam memberikan kenyamanan bagi setiap pengunjung dan menjadikan daerah ini lebih dikenal luas sebagai salah satu sumber informasi mengenai jejak-jejak sejarah penyebaran Islam khususnya di Provinsi Lampung.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel