Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tahapan Pemilihan Duta Museum Lampung

Memperingati Hari Museum Indonesia, Pemilihan Duta Museum Lampung, digelar pertamakali oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi Lampung melalui UPTD Museum yang berlangsung di halaman Museum Negeri Lampung pada Kamis, 12 Oktober 2017 malam.

Pemilihan Duta Museum Lampung akan melalui berbagai tahapan, diawali pendaftaran dan pengumpulan berkas meliputi data diri, ktp, ijazah terakhir, surat rekomendasi perguruan tinggi dan surat kantor bagi yang bekerja, surat bebas narkoba, surat keterangan sehat dari puskesmas atau rumah sakit, foto peserta, dan skck. 

Setelah berkas terkumpul bebrapa hari kemudian dilaksanakan tehnical meeting, dimana seluruh peserta yang mendaftar dikumpulkan di aula museum lampung sekaligus pengumuman untuk peserta yang lolos menjadi finalis.
Bagi peserta yang lolos persyaratan akan diumumkan menjadi peserta dan mengikuti karantina selama 3 hari hingga selesai. Selama karantina akan melalui tahapan seleksi mulai dari;

1. Persentasi dalam bentuk power point dengan tema Museum dan Budaya Lampung. 

2. Penampilan bakat sesuai keinginan.

3. Pembekalan Materi dari narasumber, meliput pemahaman tentang Museum, etika kepribadian, materi Budaya Lampung, dan public speaking.

4. Mengenal koleksi Museum Lampung.

5. Malam grand final, penilaiannya meliput; publik speaking, untuk menentukan 6 besar putra dan putri.

6. Menjawab pertanyaan dewan juri. Misalnya dengan pertanyaan "Menurut anda, Bagaimanakah sikap pemuda pemudi di Provinsi Lampung terhadap museum Lampung saat ini, jelaskan?" 

Mengikuti Pemilihan Duta Museum Lampung untuk menambah pengalaman dan pembelajaran yang baik agar dapat mengetahui sejarah dan peradaban zaman dahulu. 

Perlu anda ingat bahwa museum merupakan sumber informasi, sebagai jendela budaya, dan sebagai rumah peradaban berbicara secara fakta. 

Museum memiliki peran strategis yang memiliki amanat, mencerdaskan bangsa, dan sebagai pertahanan nasional. Untuk itu, mari kunjungi Museum di daerah Lampung agar dapat mengenal Budaya warisan leluhur zaman dahulu.