Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

27 Contoh Prilaku Tercela dan Akibatnya

Perilaku tercela adalah sikap yang kurang baik seperti coret baju seragam sekolah saat setelah pengumuman kelulusan. Padahal jika dipikir-pikir sangat disayangkan baju seragam yang masih layak pakai harus terbuang sia-sia karena terdapat bekas coretan.

Padahal di luaran sana masih banyak orang lain atau saudara kita yang membutuhkan. Kejadian tersebut selalu ada di setiap tahunnya dan sangat miris.

Alangkah baiknya jika seragam itu, tidak di coret-coret, sehingga bisa di sedekahkan dengan saudara lain seperti adik tingkat, dan keluarga yang akan melanjutkan ke sekolah menengah atas.

27 Contoh Perilaku Tercela dan Akibatnya

Perilaku tercela sering dilakukan oleh anak-anak pelajar memang sering terjadi. Selaku pelajar semestinya harus menghindarinya. Pergaulan bebas yang dilakukan anak-anak tanpa pengawasan orang tua, akan berdampak buruk dan merugikan.

Padahal itulah yang semestinya dipahami anak-anak sejak dini. Untuk lebih jelas, simak 27 Contoh Perilaku tercela yang dilakukan pelajar. 
  • Coret baju seragam usai kelulusan
  • Memakai obatan terlarang
  • Menjahili teman
  • Mencuri dan merampas
  • Merokok di depan orang tua dan guru 
  • Balapan liar dan konvoi kendaraan
  • Coret-coret dinding sekolah 
  • Berkelahi 
  • Mencontek saat ujian
  • Menantang dan melawan oran tua
  • Melawan guru di sekolah
  • Mengganggu orang lain
  • Tidak membawa buku ke sekolah
  • Pernikahan dini
  • Tidak disiplin waktu
  • Boros dan selalu berfoya-foya
  • Tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR)
  • Keluyuran dan begadang
  • Tidak mengikuti upacara bendera
  • Tidak mau sekolah
  • Lompat pagar
  • Bolos sekolah
  • Baju tidak rapi
  • Ke sekolah memakai sendal
  • Tidak berseragam lengkap saat upacara bendera
  • Ribut di kelas
  • Merusak fasilitas bahkan tidak mengikuti aturan sekolah.
Salah satu contoh perilaku tercela oleh pelajar yang dianggap baik ialah saat pengumuman kelulusan. kelulusan merupakan hal yang paling di tunggu-tunggu. Biasanya setelah dinyatakan lulus, langsung coret-coret baju seragam sekolah.

Jangan sampai mencoret baju dan keluyuran tidak jelas, bahkan melakukan konvoi kendaraan sampai pulang malam. Hal itu sangat tidak baik bagi seorang pelajar. 

Sebaiknya yang kamu lakukan adalah pulang dan temui orang tua dengan mengucapakan syukur atas doa dan dukungan orang tua selama ini.

Sekarang ini perilaku konvoi dan mencoret baju setelah pengumuman berlangsung, sulit dihentikan, seperti yang terjadi saat pengumuman kelulusan pelajar setiap tahunnya. 

Sesaat setelah mengetahui hasil kelulusan Siswa SMA/SMK/MA sederajat langsung  coret-coret seragam sekolah. Menurut mereka sebagai ungkapan kegembiraan setelah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun, terekam jelas dari ekspresi siswa belasan tahun tersebut.

Konvoi sepeda motor dan mobil yang begitu mengganggu pengendara lain dijalan, Ironisnya konvoi kendaraan dilakukan tanpa mengenakan atribut keselamatan berlalu lintas. Tak heran, banyak kecelakaan terjadi hingga kematian yang akan menghiasi kesedihan orang tua.

Banyak yang terjadi, pada saat merayakan kelulusan dengan mencoret baju seragam, konvoi di jalanan hingga kecelakaan. Banyak loh yang sampai meninggal ditempat. Coba banyangkan orang tua yang ikut bahagia setelah mengetahui anaknya lulus. Namun kabar bahagia itu pupus karena berita duka bahwa anaknya meninggal karena kecelakaan.

Mungkin berbagai perilaku tercela di atas tak pantas untuk di tiru. Lebih baik berbuatlah sewajarnya. Hindari perilaku tercela tersebut.  

Berterimakasih dengan guru, kemudian pulang ke rumah, temui orang tua. Peluk orang tua, berterimakasihlah dan terus minta doa restu, agar langkah kedepannya selalu diberkahi Allah SWT.