14 Pantangan Bagi Warga PSHT

Hasbundoya.com - Sesama warga PSHT tidak diperbolehkan saling manyerang atau duluan menyerang. Itu dikarenakan bawah orang yang tidak manyerarag lebih awal akan banyak selamatnya. Ini kata Ki Ageng Suro ngendiko: " Wong sing ora gelem nyerang ndisik iku akeh slatmate tilimbang cilakene. "

Namun ada beberapa hal yang tidak diperbolehkan menyerang lebih awal yakni
Orang yang duluan menyerang lebih duhulu  dapat diperumpamakan bawah hatinya pasti akan berkata: "Orang yang akan saya hancurkan ".

Tapi sadarkah anda bawah sedang yang diserang atau yang di hancurkan itu adalah milik siapa? Tidak lain ialah milik sang penguasa yakni Allah SWT. Maka Tuhan tidak akan mengiijnkan/tidak akan rela bila milliknya dirusak, dicaci, dihina apalagi dizolimi. Itulah kenapa orang yang tidak menyerang lebih awal itu banyak selamatnya dari pada celakanya.

Apabil pertengkaran terjadi kemudian kita dipukul, maka barulah kita wajib membalas pukulan itu. Iya kita berfikirlah secara logis, setiap orang adalah mahluk ciptaan allah SWT yang paling sempurna. Allah menciptakan manusia untuk menyembahnya, menaati aturannya bukan malah merusak, menindas, dan menzolimi karena itu perbuatan yang tercela.

Setiap perguruan silat atau sebuah organisasi silat lainya pasti memiliki kode etik yang harus diemban dengan baik. Termasuk di PSHT, dimana seluruh anggota wajib mematuhi aturan yang sudah ditetapakan. Untuk larangan bagi warga PSHT sebenarnya kembali kepada hal-hal yang merusak dan merugikan orang lain.

Larangan/Pantangan dan Kewajiban Warga PSHT

Anda selaku anggota PSHT, siswa, atau yang berniat untuk mengikuti latihan dan bergabung di Persaudaraan Setia Hati Terate, tidak ada ruginya. Perlu anda ketahui bahwa memberikan pejelasan secara detail terkait ajaran PSHT juga dilarang. Maksudnya kita harus memahami kode etik sebagai warga PSHT.

Untuk itu, simak penjelasan mengenai pantangan atau larangan warga PSHT, berikut ini:

a. Larangan-larangan Warga PSHT
  • Taat kepada tuhan yang maha esa
  • Menjauhi laranganNYA
  • Hormat kepada orangtua
  • Hormat kepada guru
  • Hotmat kepada saudara dan orang lain
  • Menjaga nama baik organisasi
  • Tidak boleh sombong dan angkuh
  • Tidak boleh ikut campur urusan orang
  • Hindari sifat egois
  • Mencuri atau merampas hak orang lain
  • Hidup rukun dan damai
  • Salin menolong atar sesama
  • Sabar dan tabah
  • Meolong secara ikhlas, dan lainnya.
b. Kewajiban PSHT Terate

Menjaga nama baik organisasi sh terate
Bertaqwa kepada yang maha kuass
Bersikap kesatria, berpendirian
Rendah diri, dan terbuka dengan siapapun
Bersikap ramah tamah, sopan santun
tenggang rasa/teposeliro dan beretika
Jadi contoh kepada masyarakat
Berani karena benar takut karena salah
Bertanggung jawab atas semua prilaku.

Materi ajaran PSHT memberikan pemahaman kepada setiap anggotanya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Tidak ada perguruan silat yang mengajarkan tindakan kejahatan karena pada dasarnya adalah mendidik semua anggota untuk saling membantu antar sesama dan menjauhi laragan sesuai keyakinan masing-masing.

Dalam PSHT ada istilah tritunggal berupa pantangan/larangan yang harus dijindari oleh warga PSHT. Selain itu, sebagai kewajiban selaku mahluk ciptaan tuhan kita pun mesti melakukan kewajiban sebagai hamba. Baca juga: 10 Ciri-ciri Warga PSHT

Pantangan Warga Persaudaraan Setia Hati Terate. Pada aliran silat PSHT terdapat istilah Tritunggal, Pantangan/ Larangan serta Kewajiban yang harus dilakukan oleh seluruh warga PSHT. Berikut 3 macam takut dalam psht:
  • Takut mati
  • Takut salah
  • Takut Sakit
  • Takut malu
Setiao ajaran beladiri atau aliran silat para anggotanya dituntung untuk berbuat kebaikan. Ajaran-ajaran kebaikan yang diterapkan para pelatih memang harus dipakai dalam kehidupan sosial mayarakat. Artinya mempelajari ilmu silat bukan hanya sekedar untuk pertahanan diri saja. Tetapi lebih mendidik anggotanya untuk kebaikan.

Selain itu, juga terdapat kewajiban bagi warga PSHT, Tritunggal PSHT yang mesti dipegang yakni sebagai berikut:

1. Cerdas,

Apabila seorang anggota di berikan berbagai materi maka barus cepat nyambung dan sigap tanggap. Artinya cepat menerima materi dengan baik dan dipelajari secara konsisten.

2. Tangkas,

Maksudnya adalah jika anggota PSHT di berikan tekhnik beladiri oleh para pelatih maka harus dipergunakan dengan baik dan benar sesuai waktu dan kondisinya. Sama saja dengan materi pada aliran silat umumnya, yakni menggunakan tehnik saat berada ditempat latihan atau kondisi mendesak.

3. Tabah,

Hidup pasti akan mendapatkan berbagai macam ujian hidup. Maka ketika ujian dari tuhan menimpa harus diterima dengan tabah serta hati yang ikhlas. Tidak mengeluh dan menyerah.

Maka disetiap artikel yang kami publikasikan hanya sebatas dasar saja. Jika anda penasaran dengan ajaran PSHT sebaiknya ikut dan daftarkan diri anda secara langsung supaya jelas dan paham. Baca: Cara Menjadi Warga PSHT

Jadi infomasi diatas kami berikan hanya sebatas gambaran saja tidak dengan detail. Karena pembahasan semacam ini bersifat privasi. Sehingga kami csntumakan saja secara dasar. Tapi pada intinya berbuat kebaikan dan menjauhi larangan tuhan yang Maha Esa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel